Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Puang Ferdy Mangasi Andilolo Tolak Transmigrasi Di Mengkendek, Begini Alasannya

Kamis, 27 November 2025 | 08:21 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-27T00:33:14Z
A D V E R T I S E M E N T

 


Puang Ferdy Mangasi Andilolo Tolak Transmigrasi Di Mengkendek, Begini Alasannya


Tana Toraja, LEKATNEWS -- Tokoh masyarakat Toraja di Mengkendek, Parengnge Tongkonan Mangasi Puang Ferdy Mangasi Andilolo nyatakan penolakannya dan tidak setuju untuk jadikan wilayah kecamatan Mengkendek sebagai lokasi transmigrasi.


Puang Ferdy minta agar program tersebut dibatalkan menyusul beredarnya kabar salah satu wilayah yang akan jadi sasaran program transmigrasi pemerintah pusat adalah di Mengkendek.


Puang Ferdy mengaku sudah mendapat penjelasan dari wakil bupati Tana Toraja jika program itu baru dalam proses kajian oleh pihak perguruan yang ditunjuk pemerintah tetapi kata dia program itu sebaiknya ditolak kecuali itu adalah program transmigrasi lokal. Itu pun kata dia, lokasinya harus jelas dan punya alas hak.


Program transmigrasi yang akan mendatangkan penduduk lain dari luar untuk masuk ke Toraja menurutnya sudah tidak tepat lagi. Selain adaptasi sosial, budaya, agama juga kebutuhan warga Toraja soal tanah sudah sangat terbatas.


Berita terkait:

https://www.lekatnews.org/2025/11/puang-ferdy-mangasi-andilolo-tolak.html

Ia minta agar program itu dikaji dengan tepat bersama dan DPRD untuk sekaligus mengeluarkan regulasinya. Perpindahan penduduk atau warga yang berdampak bencana dalam wilayah Toraja itu boleh saja.


” Kita tidak mau ada masalah dan kesenjangan adat, budaya,dan kehidupan sosial serta agama , bukan cuma itu kebutuhan tanah dan lokasi warga sekarang ini makin sempit, kecuali program itu untuk transmigrasi lokal karena relokasi dampak bencana itu boleh, jadi sekali lagi program itu itu dikaji untuk dibatalkan atau ditolak , banyak potensi dan dampak yang bisa muncul, ” harapnya, Kamis 27/11/2025).


Puang Ferdy Mangasi Andilolo  baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Luar Negeri RI, Minggu (16/11/2025).(*/red)

×
Berita Terbaru Update